Gaji Advokat – Pengacara Penghasilan Pinangki Bukan Hanya Dari Gaji

Gaji Advokat – Kami Menyebutnya “Pengabdian” : Wacana/Discourse Pengabdian dan Ketenagakerjaan di LBH –

Kami Menyebutnya “Pengabdian” : Wacana/Discourse Pengabdian dan Ketenagakerjaan di LBH

Gaji Advokat

Gaji Advokat - Pengacara Penghasilan Pinangki Bukan Hanya Dari Gaji

Sebelas tahun ternyata waktu yang singkat dalam ingatan dan perjalanan sepertiga usia hidup. Dalam

Biografi Hotman Paris Hutapea Pengacara Kondang Dengan Tarif Rp1 3 Miliar

keyboard, terdengar kembali lintasan hari demi hari, malam demi malam, kasus, riset, pendampingan, mendengar dan belajar, suka, dan juga mungkin duka. Dalam cahaya laptop tergambar juga potret demi potret kader-kader atau pengabdi bantuan hukum di berbagai penjuru nusantara yang berjuang sepenuh hati, bekerja tak kenal jam, tanpa kamus lelah, melawan ketakutan dan keraguan, bergerak dalam segala keterbatasan, melangkah dalam remang cahaya keadilan, melayani ribuan pengadu. Tak terhitung wajah-wajah pencari keadilan yang silih berganti. Kantor dan rumah mereka ada di ruang pemeriksaan kepolisian, Unit Gawat Darurat (UGD) rumah-rumah sakit, kursi-kursi panjang pengadilan, perjalanan-perjalanan panjang menuju perkampungan, tengah hutan, gunung, gubuk-gubuk sederhana, atau perahu di tepian dermaga.

April 2006, saya mengikuti KALABAHU (Karya Latihan Bantuan Hukum) LBH Jakarta sebagai gerbang pengkaderan. Berbeda dengan rekan lain yang mendaftar calon Volunteer/Asisten Pengacara Publik, saya diajak bergabung dengan . Waktu itu sedang mengalami turbulensi dimana Ketua Umum-nya diberhentikan, hampir seluruh pengurus keluar. Saat itu saya sedang meninggalkan fase akhir kuliah dan menunda untuk lulus. Kurang lebih enam bulan saya bergabung bersama , pulang pergi Ciputat – Menteng,  tanpa ada uang transportasi, upah, atau sekedar honor harian. Orang tua bertanya kok mau? Jawaban saya: “Ini adalah pengabdian”.

TRENDING :  Desain Rumah Minimalis 2 Lantai Bentuk L

Setelah ditanya dan dinasihati beberapa kawan, pada 2007 saya ikut test Asisten Pengacara Publik LBH Jakarta. Ketika wawancara ditanya apakah siap untuk tidak dibayar sama sekali? Saya bilang, ”Siap”[2]. Di setiap test masuk Pengacara Publik LBH Jakarta pun, pertanyaan dan penjelasan yang sama juga diajukan.

Suatu saat, ujian cukup hebat datang di 2011. LBH Jakarta mengalami krisis keuangan. Kita waktu itu bersepakat untuk tidak menerima honor atau gaji. Apakah berhenti memberikan pelayanan hukum? Tidak. semua berjalan seperti biasa. Hingga tiba lah akhir masa pengabdian pada 2016. Setelah sembilan tahun, hanya tangis, haru, dan ucap terima kasih yang mengalir. Sama seperti di pelepasan-pelepasan sebelumnya. Kami tahu dan sudah menjadi kesepakatan dan nilai internal, tidak kompensasi apa pun dengan berakhirnya pengabdian saya. Tak pernah terpikir bahwa sebagai Pengacara Publik adalah “pekerja tetap” sebagaimana digaungkan beberapa kawan akhir-akhir ini.

Garis pengabdian saya ternyata berjalan linear. Setelah selesai bekerja di LBH Jakarta, saya diminta bergabung dengan yang menapaki kepengurusan baru di awal 2017. Kami memasuki lembaga dengan kondisi seperti kapal tenggelam di dasar palung akibat

kepengurusan sebelumnya. Berbulan-bulan berjalan tanpa bahan bakar, kami merogoh saku, menggali lubang, dan membiayai sendiri seluruh kegiatan dan kebutuhan advokasi.

Pengantar di atas saya hadirkan sebagai realita yang juga dialami, menjadi semangat, serta diadopsi oleh ratusan Pengabdi Bantuan Hukum yang tersebar di 15 kantor LBH Indonesia.

Tulisan ini dibuat untuk memberikan jawaban dan perspektif terhadap hal baru yang menyeruak, “sengaja” diangkat dan didesakkan menjadi arus baru dalam urat nadi pergerakan. Teriakan “

TRENDING :  Rekomendasi Koin Crypto Hari Ini

Kami pekerja”, “LBH adalah perusahaan”, “Para Pimpinan LBH adalah Pengusaha atau Majikan”, “Pengacara Publik adalah Pekerja Tetap”

Berapa Gaji Pengacara Di Indonesia

menjadi narasi dan bahasa yang hadir dalam perdebatan di internal kelembagaan, bahkan menjadi gugatan di pengadilan.

Sebelum saya lanjutkan, ada pertanyaan: apakah ada upaya dan jaminan mensejahterakan yang

dengan kewajiban pemenuhan hak dan kesejahteraan di LBH?. Oh, jelas ada. Ini salah satu agenda utama lembaga. Di LBH ada dua tipikal pengabdi. Satu kelompok seperti saya, Pengacara Publik yang memang dibatasi masa pengabdian, dibuat berjenjang, dievaluasi dalam setiap tahapan, dan menjadi wajah depan lembaga dalam advokasi. Yang kedua, para pengabdi yang sesungguhnya menjadi pemilik dan penjaga di tiap-tiap LBH. Beragam sebutan disematkan pada mereka, staf, karyawan, dan

(kepala kantor, bagian keuangan, penjaga kantor, pekerja umum, sopir, dan lain-lain). Bagi kelompok kedua ini, kesejahteraan dan jaminan atas seluruh hak diutamakan, bekerja sampai usia pensiun dan mendapatkan pesangon, serta hak-hak yang dijamin di peraturan perundang-undangan yang ada.  Ada masa dimana sopir yang sudah bekerja 30 tahun lebih di LBH Jakarta mendapatkan gaji lebih besar daripada direktur. Mereka juga ikut menentukan dan memilih siapa yang akan jadi direktur. Bersamaan dengan para pengacara publik, mereka ikut menentukan arah strategis dan kebijakan-kebijakan lembaga.

Untuk menjawab apakah LBH adalah tempat pengabdian atau sekedar “bekerja”, mari kita lihat beberapa hal di bawah ini:

Dalam gagasan dasar pendirian, visi misi dan sejarah lembaga yang hampir setengah abad ini, ditegaskan bahwa tujuan basis kepentingan utama LBH adalah bantuan hukum cuma-cuma kepada mereka yang miskin, buta hukum, dan tertindas.

“… adalah memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat luas yang tidak mampu tanpa membedakan agama, keturunan, suku, keyakinan politik, maupun latar belakang sosial budaya”.

Abdul Rahman Saleh, Salah satu Pembina Yayasan LBH Indonesia dalam Pengantarnya di Buku Verboden Voor Honden En Inlanders Dan Lahirlah LBH (Catatan 40 Tahun Pasang Surut Keadilan) menyebutkan :

TRENDING :  Desain Rumah Klasik Eropa Sederhana

“… di tengah Kongres Peradin yang ketiga, pada 1969 seorang advokat muda dan mantan Jaksa yang tergusur, Adnan Buyung Nasution, menyampaikan kertas kerja yang berisikan gagasan untuk mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang dikhususkan untuk membantu mereka yang hak-haknya di bidang politik dan hukum terampas dan tersisihkan..”.

Ini Besaran Gaji In House Counsel Di Indonesia Tahun 2018

“… Dari sini Para Pembela dan Pemikir Bantuan Hukum akan berjuang dengan jujur ikhlas tanpa pamrih serta seia sekata dengan mayoritas bangsa yang papa untuk tidak saja membela perkara-perkara yang menyangkut kepentingan rakyat tapi juga merombak tatanan yang menyebabkan mereka terus menerus terbelakang…”;

Semangat yang dibangun, dikembangkan, dan dijaga oleh LBH adalah semangat perjuangan dan pengabdian. Perubahan demi perubahan adalah jalan dan tujuan yang harus ditempuh. Jujur, ikhlas, dan, tanpa pamrih adalah nafas dan detak jantung para pegiatnya. Para Pengabdinya diterima, digembleng, dan dididik bukan sebagai pekerja biasa yang mencari pekerjaan dan mendapatkan upah. Pemberi Kerja atau

utama dari lembaga ini adalah masyarakat miskin, buta hukum dan tertindas. Orientasi dan penerima manfaat lembaga diarahkan kesana.

Kedua, semangat, suasana kebatinan, dan istilah-istilah yang digunakan dan dikembangkan dalam relasi hubungan hukum antara lembaga dengan para pengabdinya

Gaji Advokat - Pengacara Penghasilan Pinangki Bukan Hanya Dari Gaji

Pemberian bantuan hukum bukan sekedar sikap kedermawanan, tapi lebih daripada itu merupakan sikap juang untuk membebaskan eksistensi harkat dan martabat kemanusiaan. Kejelasan sikap membela dan memberi bantuan hukum kepada masyarakat miskin secara cuma-cuma, merupakan manifestasi dari semangat perjuangan mengabdi kepada sesama manusia dan masyarakat banyak

Kata “Pengabdi Bantuan Hukum” pun sangat dominan dan menjadi bahasa baku dalam Anggaran Rumah Tangga Yayasan LBH  Indonesia. Hal ini bisa dilihat dalam Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10 dan Pasal 11 Anggaran Rumah Tangga Yayasan LBH Indonesia.

Bagi setiap Pengabdi Bantuan Hukum yang diterima dan bergabung, mereka mengucapkan sumpah atau janji.

TRENDING :  Mengapa Lingkungan Alam Dikatakan Sebagai Sumber Penghidupan Bagi Makhluk Hidup

Sumpah atau janji diucapkan oleh setiap PBH ketika mulai mengabdi, di LBH Jakarta misalnya, berbunyi “…

Bahwa saya akan setia kepada maksud dan tujuan LBH Jakarta dan akan mematuhi setiap peraturan dan tata tertib dari  LBH Jakarta

LBH Jakarta lebih lanjut mengatur dalam Standar Operasional Prosedur tentang Term Pengabdi Bantuan Hukum ini. Dalam SOP Buku II Tentang Ketenagakerjaan, Pada Bab II disebutkan :
“…

Gambaran Pahit Menjadi Asisten Advokat Magang

Pengabdi Bantuan Hukum LBH Jakarta adalah semua Staf dan Non Staf yang bekerja di dan/atau untuk LBH Jakarta yang diikat dengan surat keputusan/perjanjian kerja oleh Direktur

Pengacara Publik adalah jabatan yang diberikan bagi para staf yang berhubungan dengan litigasi dan non litigasi yang sifat hubungan kerjanya bersifat pengabdian

Dalam Pasal 4 Kode Etik Pengabdi Bantuan Hukum Indonesia jelas disebutkan: “…

Hubungan Dengan Klien: PBHI dalam menangani perkara mendahulukan kepentingan klien daripada kepentingan pribadi

Dari sini jelas terlihat istilah/kata yang dikembangkan, semangat, suasana kebatinan, yang digunakan dalam relasi hubungan hukum adalah pengabdian kepada para pencari keadilan, semangat melakukan perbaikan kondisi, kebijakan, struktul, dan kultur;

Konstruksi ini semakin menegaskan bahwa pemberi kerja dalam hubungan hukum adalah rakyat miskin yang membutuhkan bantuan hukum dan tertindas. Karena itu seluruh gerak dan aktifitas lembaga adalah untuk melayani masyarakat miskin dan buta hukum. Gerakan-gerakan yang meninggalkan pengabdian berarti mengkhianati kepercayaan dan harapan masyarakat miskin, buta hukum dan tertindas.

Jika kita memperhatikan Anggaran Rumah Tangga Yayasan LBH Indonesia dan Standar Operasional  Prosedur yang disusun bersama-sama serta disepakati oleh seluruh Pengabdi Banuan Hukum, dapat kita temukan banyak hal yang menunjukkan bahwa relasi dan siapa yang menentukan apa adalah sangat berbeda dengan relasi majikan/pengusaha dan buruh.

, dalam struktur LBH, Direktur dan Pimpinan dipilih oleh seluruh Pengabdi Bantuan Hukum. Bukan hanya oleh pengacara publik, tapi juga oleh seluruh staf. Semua mempunyai suara yang sama atau setara.

TRENDING :  Pengertian Kriptografi Modern

Seluruh Pengabdi Bantuan Hukum LBH juga sebagai Kader yang berproses dan memiliki peluang menjadi Direktur atau Pimpinan. Di LBH Bali, misalnya ada Saudari Yastini yang sebelumnya adalah staf, kemudian kuliah hukum, menjadi pengacara publik, dan kemudian dipilih menjadi Direktur.

Advokat Di Banyuwangi Hamburkan Uang Didepan Kantor Polisi Ternyata Ini Penyebabnya

, dalam perumusan  dan penentuan seluruh arah lembaga, rencana, strategi, program kerja, serta penentuan klien-klien yang diterima dan ditangani, semuanya melibatkan Pengabdi Bantuan Hukum LBH. Jadi unsur pekerjaan dan perintah kerja bukan bersumber dari pimpinan, tetapi kesepakatan bersama. Seluruh PBH diberikan kewenangan berjejaring dan bekerja menentukan bersama akan melakukan apa dan bagaimana.

, seluruh peraturan lembaga dan standar operasional prosedur yang berlaku, tata tertib dan lain-lain dibahas melibatkan seluruh PBH dan disetujui bersama oleh PBH.

, LBH tidak mengakumulasi modal dan keuntungan, tidak juga Direktur atau Pimpinan yang memberikan upah, seluruh upaya pencarian dana semata-mata untuk keberlangsungan lembaga dalam memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan dan perubahan-perubahan kebijakan atau hukum.

, seluruh Pengabdi Bantuan Hukum terlibat aktif dalam pencarian dana, berpartisipasi dalam upaya menghidupkan lembaga, memberikan sumbangan individual untuk keberlangsungan LBH. PBH-PBH secara berjenjang menjalani tahapan kepemimpinan, membuat proposal dan menjadi penanggung jawab program-program yang berdonor, juga terlibat aktif dalam penggalangan dana publik.

Dari sajian di atas, seluruh niat, proses dan hasil-hasil yang nampak, LBH terus berupaya konsisten menempatkan diri sebagai lembaga pengabdian dan perjuangan. Riak-riak arus pemikiran yang hadir menganggap dirinya adalah “pekerja” menurut saya dianggap wajar dalam dinamika organisasi yang demokratis, tetap dihargai walau menjadi tidak berharga dan menyimpang dari garis atau

LBH adalah organisasi perjuangan dan gerakan yang mesin dan roda organisasinya bertumpu pada sistem kaderisasi. Dia tidak mengikatkan diri pada hukum postif seperti UU Ketenagakerjaan karena sadar betul dalam beberapa segi hukum positif bukanlah alat perjuangan, melainkan obyek yang harus diisis dan dibongkar sisi ketidakadilan yang terkandung di dalamnya.

TRENDING :  Gambar Denah Rumah Dalam Bahasa Inggris

Jika melihat catatan LBH yang memandang bahwa 3 (tiga) paket UU Ketenagakerjaan (UU Serikat Buruh/Pekerja, UU Ketenagakerjaan, dan UU Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial) adalah momentum kemenangan bagi para pemodal karena watak eksploitatif dan melepaskan relasi hukum publik dimana negara menjadi wilayah privat.  Kondisi timpang yang ada di antara pengusaha dan buruh diberi  karpet merah dan dilegitimasi melalui paket UU ini. LBH dalam beberapa catatan resmi jelas mengkritik keras  3 (tiga) paket UU ini. Dalam beberapa catatan akhir tahun (CATAHU) LBH Jakarta misanya merilis menolak menggunakan mekanisme PPHI dan menggunakannya sebagai ultimum remedium.

Lantas bagaimana relasi LBH dengan PBH?, Pimpinan Lembaga dengan PBH?,  PBH dengan PBH? Tidak ada pilihan lain, jika kita ingin terus berjalan dalam visi misi organisasi,  jika kita masih sepakat bahwa kemiskinan struktural atau ketidakadilan struktural adalah permasalahan utama yang harus diselesaikan.  Maka kita harus menciptakan nilai-nilai (AD/ART, Kode Etik,  Prinsip-prinsip perjuangan,  SOP, dan lain-lain)  yang melampaui hukum positif itu sendiri.

Leave a Reply Cancel replyYour email address will not be published. Required fields are marked * Comment Name * Email * Website

Gaji Advokat - Pengacara Penghasilan Pinangki Bukan Hanya Dari Gaji

Pengacara Kondang Indonesia Yang Bisa Jadi Inspirasimu

Bayar Gaji Karyawan di Bawah Upah Minimum, Advokat di Kendari Sebut Pengusaha Bisa Dipidana – Tribunnews.com

Berita Kendari Bayar Gaji Karyawan di Bawah Upah Minimum, Advokat di Kendari Sebut Pengusaha Bisa Dipidana Kata praktisi hukum ini, pembayaran upah di bawah upah minimum sebenarnya bisa dipidana. Namun hal tersebut jarang diketahui oleh pekerja.

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI – Seorang advokat di KotaKendari, Provinsi SulawesiTenggara () AnselmusARMasiku, menerbitkan buku mengenai ketenegakerjaan.

Buku tersebut berjudul Penegakan Hukum Pidana Ketenegakerjaan, Pembayaran Upah di Bawah Upah Minimum Bisa Dipidana.

Anselmus AR Masiku mengatakan, ide buku ini muncul dari tesis untuk kewajiban menyelesaikan studi Magister Hukum di Universitas Muhammadiyah Jakarta pada 2021.

TRENDING :  Jenis Investasi Cryptocurrency

Selain itu, penulisan buku ini juga bentuk keprihatinan Direktur Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Kendari ini menangani kasus ketenagakerjaan.

“Ternyata pengusaha di beberapa kasus membayar upah di bawah upah minimum,” ujar Anselmus AR Masiku dalam acara Tribun Corner di Studio Tribunnews.com, Sabtu (16/20/2021).

Baca juga: Wali Kota Baubau Siap Terbitkan Buku Polima dalam Perspektif Pendidikan, Angkat Budaya Buton

Upah minimum di KotaKendari sendiri senilai berkisar Rp2,7 juta, sementara upah minimum Provinsi yakni Rp2 juta.

Buka Program Intership Rey Co Jakarta Attorneys At Law Mencari Mahasiswa Hukum

Kata praktisi hukum ini, pembayaran upah dibawahupahminimum sebenarnya bisa dipidana. Namun hal tersebut jarang diketahui oleh pekerja.

Padahal sudah tertuang jelas dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenegakerjaan dan direvisi dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021.

Anselmus AR Masiku menemukan sejumlah kendala dalam penegakan hukum pidana pembayaran gaji dibawahupahminimum.

advokatKota KendariSulawesi TenggaraAnselmus AR Masikupengusahamembayardi bawah upah minimumdipidanakaryawan

Wali Kota Baubau Siap Terbitkan Buku Polima dalam Perspektif Pendidikan, Angkat Budaya Buton

LBH Pospera Kepton Sebut PT Tiran Mineral Kriminalisasi Pengacara di Baubau Hanya Karena Tulis Opini

Promo Pizza Hut Khusus BUKBER Hari Ini 17 April 2022: Triple Box Ramadhan, Nikmati Beramai-ramai

Satu Pemuda di Abeli Kota Kendari Nyaris Dikeroyok Belasan Orang, Alami Luka Sabetan Pisau

Lowongan Kerja Kendari Ninja Xpress Buka Posisi STATION STAFF, Syarat dan Lokasi Penempatan

Margono Surya Partners Inilah Besaran Gaji In House Counsel Indonesia Tahun 2019

Calon Peserta SBMPTN UHO Kendari Lebih 9 Ribu Orang, Ini Pesan Rektor Prof Muhammad Zamrun

PROMO KFC Ramadhan Hari ini Minggu 17 April 2022: 5 Krispy Burger+5 French Fries+5 Coca-Cola

Apartemen Cordova Semarang Type 3BR 4BR Nyaman Luas Full Furnish Dekat Undip Tembalang

Mobil Toyota Avanza G 2012 Hitam Second Surat Lengkap Pajak Hidup Terawat – Depok

TRENDING :  Gambar Denah Rumah Pdf

Mobil Nissan March L 2012 Putih Second Surat Lengkap Pajak Hidup – Jakarta Timur

Gaji Advokat - Pengacara Penghasilan Pinangki Bukan Hanya Dari Gaji

Mobil Mitsubishi Pajero Dakar AT Diesel 2019 Hitam Second Pajak Hidup Surat lengkap – Jakarta Pusat

Dijual Rumah Bekas Minimalis Siap Huni Di Grand Deltasari Magnolia Waru – Sidoarjo

Dijual Rumah Pinggir Jalan Raya Jambangan Legalitas Lengkap Akses Lokasi Strategis – Surabaya

Mobil Hyundai Grand Avega GL Matic 2012 Putih Second Pajak Hidup Terawat – Surabaya

Perkiraan Gaji Seorang Advokat Perbulannya Di Indonesia

Mobil Nissan X-Trail Urban Selection 2.5 ST 2012 Putih Second Surat lengkap Terawat – Surabaya

Mobil Honda Jazz IDSI 2005 Hitam Second Pajak Hidup Mesin Hidup Terawat – Surabaya

Honda Toyota Kijang LGX 1.8 2004 Silver Second Pajak Hidup Surat Lengkap – Surabaya

Mobil Nissan Grand Livina 2011 Silver Second Surat Lengkap Faktur Siap Dipakai – Surabaya

Mobil Mitsubishi Lancer CK4 2000 Grey Second Surat Lengkap Pajak Hidup Mesin Sehat – Surabaya

Margono ~ Surya & Partners Besaran Gaji Corporate Lawyer Indonesia Tahun 2019 dan Proyeksi 2020 – Margono ~ Surya & Partners

Gaji partner mencapai Rp2,2 miliar per tahun. Sementara gaji associate Rp350 juta hingga Rp1,3miliar per tahun.

Industri jasa hukum tahun 2019 tampak masih menunjukkan penghasilan yang memuaskan. Para 

 bisa mengantongi gaji Rp29juta hingga Rp108juta per bulan (gross). Tentu saja posisi 

Si Paling Hrd On Twitter

 akan lebih besar lagi nilainya. Data tertinggi untuk gaji partner bisa mencapai Rp183juta per bulan.

oleh Robert Walters. Perusahaan jasa konsultan rekrutmen eksekutif ini menangani pencarian dan penempatan kandidat profesional berdasarkan permintaan klien.

Albertus Pratama, konsultan Robert Walters menjelaskan menjelaskan metode survei tersebut. 

Metode yang digunakan semacam riset kualitatif berdasarkan informasi para profesional yang ditempatkan Robert Walters. Data yang digunakan adalah hasil penempatan permanen dan disiplin perekrutan selama tahun 2019.

TRENDING :  Desain Rumah Sederhana Jepang

 tidak termasuk dalam hasil riset ini. Robert Walters membagi dua kriteria firma hukum dalam risetnya. Masing-masing adalah firma hukum yang berafiliasi dengan firma hukum asing dan yang tidak berafiliasi. Ukuran besarnya firma hukum berdasarkan jumlah personel tidak menjadi tolok ukur dalam survei. Albert mengakui bahwa klien yang meminta bantuan mereka membutuhkan kandidat dengan pengalaman dan kompetensi tinggi. Para kandidat yang mencari tempat kerja baru lewat mereka adalah para profesional berpengalaman.

Survei Robert Walters ini cukup lengkap memotret besaran gaji posisi yang biasa dikenal dalam law firm. Mulai dari 

 pernah ditempatkan melalui bantuan Robert Walters. Meskipun begitu, Albert menegaskan bahwa survei mereka berfokus pada data dari para individu profesional. 

Ia tidak menampik bahwa sangat mungkin ada ukuran gaji yang lebih besar atau lebih kecil dari hasil survei mereka. Apalagi perpindahan kerja lawyer dari satu law firm ke law firm lain punya tren tersendiri. Law firm justru banyak mencari 

 junior. Rata-rata yang pengalamannya di bawah tiga tahun sampai dengan berpengalaman lima tahun. 

Ini Besaran Gaji Corporate Lawyer Di Indonesia Tahun 2018

 level tersebut biasanya ditangani sendiri oleh law firm. Jasa konsultan profesional ternama seperti Robert Walters diandalkan khusus menemukan kandidat dengan kualifikasi tinggi.

Gaji Advokat - Pengacara Penghasilan Pinangki Bukan Hanya Dari Gaji

Ada empat faktor pendorong bagi para lawyer berpindah kerja. Namun faktor keseimbangan waktu lebih baik dalam kehidupan kerja ada di urutan terakhir. Faktor utama justru untuk meningkatkan karir. Diikuti dengan mencari peluang bekerja lingkup internasional di urutan kedua dan persoalan bayaran yang lebih tinggi. 

Riset menyimpulkan bahwa kepuasan para lawyer di tempat kerja karena tiga hal utama yaitu bayaran yang kompetitif, keseimbangan dalam kehidupan kerja, dan peluang untuk mengembangkan diri dalam profesi.

Ketika ditanya soal kecenderungan pindah kerja dari law firm menjadi in house counsel perusahaan, Albert membenarkan bahwa itu masih terjadi. 

 karena ingin memperkaya pengalamannya. “Merekamerasa kekurangan pengalaman di 

TRENDING :  Mengapa Sifat Kerjasama Telah Lama Berakar Dalam Budaya Masyarakat Indonesia

Persoalan alasan pindah kerja ini dibenarkan oleh Presiden Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA), Yudhistira Setiawan. Yudhi—sapaan akrabnya—pernah berkarier cukup lama di salah satu 

 sebelum akhirnya berpindah jalur  ke perusahaan. Namun kesimpulannya tidak selalu soal gaji lebih besar.

 sangat bergantung pada jenis industri yang menjadi bisnis perusahaan. “Pasti berbeda antara industri yang sedang meningkat pasarnya dengan yang turun. Juga skala ukuran perusahaannya,” kata Yudhi saat dihubungi terpisah.

Berpindah ke perusahaan pun tidak selalu soal ingin naik gaji. “Meskipun gajinya tidak lebih besar, tapi dia jadi 

Profesi Pengacara Tugas Jobdesk Gaji Keahlian Dan Jenjang Karir

 punya kewenangan memutuskan dan punya tim sendiri, di law firm mungkin sudah stagnan,” ujarnya. Sebagian lawyer diyakininya ada yang lebih mementingkan soal karier tersebut.

Yudhi sendiri rela mengalami penurunan gaji cukup besar saat memilih beralih sebagai 

. Ia mengaku ingin mencari keseimbangan waktu lebih baik antara kehidupan kerja dan keluarga. “Tidak selalu soal gajinya, tapi berikutnya tentu akan ada peluang peningkatan. Ini seperti mundur selangkah untuk meniti langkah baru,” kata Yudhi.

Partner dari firma hukum Dentons HPRP, Andre Rahadian menanggapi hasil survei Robert Walters untuk gaji lawyer di law firm Indonesia. “Kalau saya baca, untuk level 

Ia membandingkan dengan informasi di jaringan Dentons dan beberapa law firm internasional yang diketahuinya. Dengan catatan bahwa jika angka dalam survei tersebut hanya gaji di luar bonus tertentu.

Andre memaklumi bahwa survei semacam ini bergantung pada data dari kandidat yang pernah dijangkau. “Mungkin karena di level 

perpindahannya sudah nggak banyak jadi nggak punya data,” kata Andre yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia.

Tingginya gaji lawyer, Andre menjelaskan, karena kinerja dan harapan yang dituntut juga tinggi. “Kami perlu 

yang memang andal, bisa bekerja untuk waktu yang panjang dan tidak ada sistem lembur, sudah termasuk dalam komponen gaji,” pungkasnya.

Tugas Penting Dan Tanggung Jawab Pengacara

SUMBER:https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5e1b1e5c2b404/besaran-gaji-corporate-lawyer-indonesia-tahun-2019-dan-proyeksi-2020