Syarat Mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) IBu Hamil Rp 3 Juta

Syarat Mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) IBu Hamil Rp 3 Jt

Ibu hamil termasuk salah satu yang masuk dalam penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Pencairan bansos PKH, termasuk untuk ibu hamil, telah dilakukan mulai 4 Januari 2021.

Besaran bantuan langsung tunai (BLT) bagi Ibu hamil adalah Rp 3 juta per satu tahun. BLT ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga  Begini Cara Mendaftar Bansos Anak usia 0-6 Tahun Sebesar 3 Juta Rupiah

Pemerintah membagi bantuan PKH dalam beberapa kategori. “Bantuan PKH diberikan per keluarga yang terdaftar dalam satu kartu keluarga, pembagian jumlah bansos untuk keluarga tersebut sesuai dengan kategori yang dimiliki keluarga tersebut,” ujar Kasubdit Validasi dan Terminal Kemensos, Slamet Santoso, seperti diberitakan Kompas.com, Sabtu (9/1/2021)

Bantuan ini akan disalurkan dalam kurun waktu 1 tahun dan masa pencairannya akan dilaksanakan sebanyak 4 kali atau 3 bulan sekali. Periode pencairan Bansos Ibu hamil dan Balita ini adalah Januari, April Juli dan Oktober 2021.

Baca Juga  Begini Syarat Dan Cara Mencairkan BLT Anak Sekolah Rp3,4 Juta

Syarat Mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) IBu Hamil

  1. Ibu hamil harus memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS)
  2. Jika belum memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS), bisa langsung mengajukan permohonan kepada ketua RT dan diteruskan ke Kelurahan. Di Kelurahan baru akan diputuskan apakah layak atau tidak untuk mendapatkan KPS.
  3. Jika layak mendapatkan KPS, Ketua RT atau Kepala Desa akan melaporkan data ibu ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.
  4. Baru Ibu akan mendapatkan KPS dan juga akan terdaftar di Program Keluarga Harapan (PKH) dan bisa langsung mendapatkan BLT sebesar Rp 3 Juta untuk setahun.
Baca Juga  Kuota Internet Gratis Dari Kemendikbud Cair Lagi Bulan Maret, April dan Mei 2021

Ada lagi syarat tambahan setelah mendapatkan BLT Ibu Hamil dari pemerintah, ada beberapa aturan yang wajib dipenuhi, diataranya adalah :

  • Selama masa kehamilan, Ibu harus rutin menjalani pemeriksaan kehamilan di faskes selama 4 kali, yakni pada usia kehamilan 0-3 bulan, usia 4-6 bulan dan dua kali di usia kehamilan 7-9 bulan.
  • Pada masa pemeriksaan Bunda akan mendapatkan suplemen vitamin untuk menjaga kesehatan Bunda dan bayi kandungan.
  • Apabila Bunda melahirkan wajib memperoleh pertolongan di fasilitas kesehatan.
  • Di masa nifas Bunda juga wajib melakukan pemeriksaan hingga memperoleh layanan KB pasca persalinan. Setidaknya 3 kali pada minggu pertama, keempat dan keenam setelah Bunda melahirkan.

Sedangkan syarat Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan cara daftar bansos balita adalah keluarga dari anak tersebut sudah terdaftar di program keluarga harapan (PKH), jika belum bisa mengikuti langkah-langkah seperti diatas tadi.

Selain ibu hamil, bansos juga diberikan kepada anak usia dini sebesar Rp 3 juta setahun. Juga ada bagi anak sekolah mulai SD sampai SMA.

Untuk anak SD diberikan Rp 900 ribu selama setahun atau Rp 75 ribu per bulan. Kemudian untuk anak SMP sebesar Rp 1,5 juta atau Rp 125 ribu per bulan. Selanjutnya untuk anak SMA/Sederajat Rp 2 juta atau Rp 166,6 ribu per bulan. Lalu untuk penyandang disabilitas berat Rp 2,4 juta setahun.